Adab dan Do'a Berbuka Puasa (Fiqih Puasa Ramadhan Bag 11)

Adab dan Do'a Berbuka Puasa (Fiqih Puasa Ramadhan Bag 11) | Sakuilmu.net - Assalamu'alaikum Sahabat Sakuilmu.. Sahabat, Rosululloh telah mencontohkan kepada kita mengenai berbagai hal terkait ibadah kepada Allah Subhanahu Wata 'Ala. Tidak terkecuali mengenai berbuka puasa.

Contoh yang telah diajarkan Rosul antara lain mengenai adab dalam berbuka puasa, serta doa buka puasa. Pada kesempatan ini kita akan mengenal adab bebuka puasa dan doa buka puasa tersebut dari beberapa sumber.

Adab Berbuka Puasa


Dalam berbuka puasa kita harus memperhatikan adab dan etika sebagaimana dicontohkan oleh nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasalam.

“Rasulullah biasa berbuka puasa dengan makan beberapa buah kurma segar sebelum menunaikan solat Maghrib. Jika tidak ada kurma segar, baginda berbuka dengan memakan beberapa buah kurma kering. Jika tidak ada kurma kering, baginda berbuka dengan meneguk beberapa teguk air.” (HR Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi, al-Baihaqi. Al-Baihaqi berkata hadits ini berderajat hasan gharib. Dan al-Albani serta al-Wadi’i berkata hadits ini hasan)

Do'a Berbuka Puasa

Berikut beberapa do'a berbuka puasa yang dapat kita lakukan :

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

📕“Rasulullah jika telah berbuka puasa biasa mengucapkan, ‘Telah hilang dahaga, telah basah urat-urat, dan telah tetap pahala berpuasa, jika Allah menghendaki’.” (HR Abu Dawud, an-Nasa’i dan ad-Daraquthni. Dinyatakan hasan sanadnya oleh ad-Daraquthni, Ibnu Hajar dan al-Albani)



اللَّھُمَّ لَكَ صُمْنَا وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْنَا, اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

📕“Jika telah berbuka puasa, Nabi biasa membaca, ‘Wahai Allah, keranaMu kami berpuasa dan dengan rezeki dariMu kami berbuka puasa. Wahai Allah, terimalah amal ini dari kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui’.” (HR Abu Dawud, al-Baihaqi, Ibnu Abi Syaibah, derajatnya dihukumi DHA’IF oleh al-Albani dalam al-Irwa’)

❗️Al-Imam Ibnu Utsaimin berkata dalam asy-Syarh al-Mumti, “Sanad-sanad hadits ini lemah, namun tidak mengapa dibaca (dengan keyakinan ianya bukanlah sunnah Nabi).”

Doa tersebut dibaca setelah berbuka ringan seperti meneguk air atau minuman lain sebagai pelepas dahaga. Adapun sebelum (menjelang) berbuka, disunnahkan berdoa dengan doa apa saja yang kita butuhkan, karena pada saat itu saat-saat mudahnya terkabulkan doa


Disunnahkan Memberi Makanan & Minuman Kepada Orang Yang Berpuasa


📕“Barang siapa memberi makan untuk berbuka puasa kepada orang yang berpuasa, ia mendapatkan pahala senilai dengan pahala orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa itu.” (HR at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban. Disahihkan oleh at-Tirmidzi dan al-Albani)
Loading...

0 komentar