8 Jenis Tradisi Lisan Yang Dikenal Masyarakat Indonesia

8 Jenis Tradisi Lisan Yang Dikenal Masyarakat Indonesia | Sakuilmu.net - Tradisi lisan, budaya lisan dan adat lisan adalah pesan atau kesaksian yang disampaikan secara turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya

Pada cara lisan inilah suatu masyarakat dapat menyampaikan sejarah lisan, sastra lisan, hukum lisan dan pengetahuan lainnya ke generasi penerusnya tanpa melibatkan bahasa tulisan. Hal inipun terjadi dalam lingkungan Masyarakat Indonesia pada zaman dahulu yang belum mengenal huruf dan tulisan.

Sebagai media untuk transfer informasi, tradisi lisan, budaya lisan dan adat lisan sangat banyak kelemahannya. Hal ini disebabkan karena tradisi lisan secara rasional, mitos, legenda, dongeng adalah nonfaktual. Selain itu, tradisi lisan banyak mengandung hal-hal yang tidak masuk akal.

Sebagai salah satu contoh adalah Legenda Asal Usul Tangkuban Perahu dari Jawa Barat. Hal yang diluar logika dan akal adalah ketika perahu yang dilemparkan oleh Sangkuriang kemudian berubah menjadi gunung tangkuban perahu didaerah Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.

Untuk mengenal Tradisi Lisan, Budaya Lisan dan Adat Lisan yang ada di Indonesia, berikut ini Sakuilmu akan menggali 8 Janis Tradisi Lisan yang dikenal dan dilakukan oleh masyarakat Indonesia pada waktu lampau hingga saat ini

8 Jenis Tradisi Lisan Yang Dikenal Masyarakat Indonesia

7 jenis tradisi lisan
Menasihati dengan Mendongeng | http://kebudayaan.kemdikbud.go.id

1. Petuah 

Petuah adalah rumusan kalimat yang mempunyai arti khusus sebagai ajaran pesan moral kepada generasi berikutnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dikenal pula arti Petuah yaitu keputusan atau pendapat mufti (tentang masalah agama Islam). Petuah ini juga bisa diartikan sebagai fatwa, nasihan orang alim, pelajaran (nasihat) orang baik.


2. Kisah

Kisah adalah kisah tentang kejadian-kejadian di suatu tempat, misalnya asal-usul keturunan atau asal-usul tempat. Dalam KBBI Kisah diartikan sebagai cerita tentang kejadian (riwayat dan sebagainya) dalam kehidupan seseorang dan sebagainya; kejadian (riwayat dan sebagainya);

3. Wiracarita (Cerita kepahlawanan)

Wiracarita (bahasa Sanskerta: वीरचरित) atau disebut pula epos adalah sejenis karya sastra tradisional yang menceritakan kisah kepahlawanan (wira berarti pahlawan dan carita adalah cerita/kisah). Epos ini seringkali dinyatakan dalam bentuk syair. Beberapa contoh epos terkenal adalah Ramayana, Mahabharata, Illiad, Odysseus, La Chanson de Roland, La Galigo, dan Hikayat Hang Tuah..

4. Dongeng

Dongeng adalah cerita yang unsur faktanya semakin tipis atau tidak ada. meskipun di dalamnya mengandung petuah-petuah.Dalam KBBI disebutkan arti dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi (terutama tentang kejadian zaman dulu yang aneh-aneh)

5. Folklore

Folklore merupakan istilah lain yang berhubungan dengan tradisi lisan. Folklore adalah tradisi masyarakat secara turun temurun melalui lisan atau tutur kata. Yang termasuk folklore adalah bahasa rakyat, teka-teki, puisi, pantun, gurindam, syair, nyanyian, tarian, dan sebagainya.

6. Peribahasa

Peribahasa atau pepatah adalah ayat atau kelompok kata yang mempunyai susunan yang tetap dan mengandung aturan dasar dalam berperilaku. Jika peribahasa berupa ungkapan yang sangat baik, maka disebut dengan istilah aforisme

7. Mitologi

Mitologi adalah ilmu tentang bentuk sastra yang mengandung konsepsi dan dongeng suci mengenai kehidupan dewa dan makhluk halus di suatu kebudayaan. Mitos - mitos ini sangat banyak terdapat didalam kehidupan masyarakat Indonesia khsusunya mengenai asal usul suatu tempat.

8. Legenda

 Legenda adalah cerita rakyat pada zaman dahulu yang ada hubungannya dengan peristiwa sejarah.

Demikian Sobat Sakuilmu, 8 jenis tradisi lisan yang dikenal masyarakat Indonesia dari masa lalu hingga sampai saat ini. Semoga bermanfaat.
Loading...

0 komentar