Langkah - Langkah Membuat Teks Naskah Drama

Langkah - Langkah Membuat Teks Naskah Drama | Sakuilmu.net - Drama merupakan salah satu karya sastra yang menggambarkan kehidupan manusia dengan gerak. Untuk menampilkan sebuah drama yang baik dan menarik diperlukan sebuah naskah / teks drama yang bisa dipahami oleh semua pemain drama.

Sebuah drama akan terasa hidup jika dilengkapi dengan setting tata panggung yang baik, pengiring musik atau lagu tertentu yang menggabungkan beberapa unsur seni. Dan pengaturan ini juga bisa dituangkan dalam sebuah naskah / teks drama.

Pada kesempatan ini Sakuilmu akan memberikan tips berupa langkah-langkah membuat teks naskah drama yang baik. Mungkin saja Sobat Sakuilmu memang sedang dan atau baru saja akan membuat naskah drama untuk tugas sekolahnya, artikel mengenai langkah-langkah membuat teks naskah drama ini semoga bisa membantu

Untuk menyusun atau menulis teks naskah drama diperlukan pengetahuan mengenai pengertian dan jenis-jenis drama dan unsur-unsur yang ada dalam drama seperti adegan, prolog, epilog, dialog dan monolog yang bisa Sobat baca pada artikel terdahulu.

 Langkah - Langkah Membuat Teks Naskah Drama

Langkah - Langkah Membuat Teks Naskah Drama


Supaya drama yang ditampilkan menarik, hal terpenting yang harus diperhatikan adalah naskah drama itu sendiri. Naskah drama harus menarik sehingga pesan apa yang ingin kita sampaikan dapat diterima dengan baik oleh para penonton.

Berikut langkah-langkah dalam membuat teks naskah drama :
  • Menentukan ide cerita atau tema cerita.
  • Menentukan tokoh, penokohan, latar dan alurnya.
  • Mengembangakan ide cerita dengan memperhatikan keaslian ide.
  • Menyusun adegan demi adegan dan dialog demi dialog serta dilengkapi dengan teks samping atau petunjuk teknis.
  • Menggunakan gaya bahasa yang sesuai dengan latar cerita.
  • Menyunting naskah drama yang telah ditulis.

Perhatikan hal – hal berikut dalam menulis naskah drama :
  • Ide cerita tidak mencontek karya orang lain.
  • Penokohan atau pelukisan karakter tokohnya sebaiknya dijelaskan.
  • Dialog yang disusun menggunakan ragam bahasa lisan yang komunikatif dsn menyerupai kehidupan manusia sehari – hari.
  • Sangat diperlukan petunjuk teknis atau teks samping agar pembaca atau penikmat drama itu mengetahui dan dapat membayangkan adegan dengan jelas.
  • Menyesuaikan gaya bahasa dengan latar dan tokoh serta menyesuaikan unsur – unsur lainnya.
Referensi :
http://duniasastraku15.blogspot.co.id/
Loading...

0 komentar