Peraturan Softball Terbaru

Peraturan Softball Terbaru | sakuilmu.net - Hai Sahabat Sakuilmu, ketemu lagi dengan artikel olahraga. Pada artikel kali ini, kita  akan kembali membahas cabang olahraga yang dikenal dengan permainan softball, dimana pada artikel yang telah lalu kita juga telah mengenal pengertian dan sejarah softball.

Peraturan Softball pada artikel ini mencakup ukuran dan gambar lapangan  softball, peralatan dan perlengkapan permainan softballjumlah pemain softball, wasit, cara bermain softball dan beberapa peraturan dasar softball.

1. Ukuran dan Gambar Lapangan Softball

a. Ukuran Lapangan Softball

Lapangan softball berbentuk bujur sangkar dengan ukuran sebagai berikut:

  1. Panjang setiap sisi lapangan softball 16,76 meter
  2. Jarak dari home base ke tempat pelempar (pitcer’s plate) 13,07 meter
  3. Tempat pelambung/pelempar pitcer pada permainan softball berukuran 60 X 15 cm. 
  4. Dalam permainan softball ada 3 tempat hinggap (base) yaitu base I, II, III. Dan home base yaitu tempat tempat pemain memukul bola. (home base dan home plate. Base berbentuk bantal dengan ukuran 38 X38 cm, dan tebalnya 5 – 12,5 cm. kecuali home platet berukuran 43 X 22 cm, dan sisi puncaknya berukuran 30 cm
  5. Perpanjangan base dari base I, II, III. Dinamakan garis batas, untuk menentukan apakah jatuhnya bola itu di dalam atau diluar garis batas.

  b. Gambar Lapangan Softball

Gambar lapangan softball
Gambar Lapangan Softball

2. Peralatan dan Perlengkapan Permainan Softball

Dalam permainan softball diperlukan beberapa peralatan permainan softball dan perlengkapan yang dikenakan oleh para pemain softball.

  1. Setiap pemain harus memakai kostum dengan ketentuan di depan baju ditulis nama daerah dan di belkang nomor punggung.
  2. Glove Glove semacam sarung tangan yang terbuat dari kulit agak tebal dengan ukuran 284 gram. Digunakan untuk pemain penjaga. Sedangkan bagi penjaga home base (catcher) selain memakai glove juga mengunakan alat pelindung
  3. Bola Softball. Bahan bola softball terbuat dari kulit atau yang sejenisnya berukuran berat 190 gram
  4. Kayu pemukul. Pemukul (stick) terbuat dari kayu atau bahan yang sejenis berbentuk bulat panjang dengan bagian tempat pegangan lebih kecil. Ukuran stick softball adalah :Panjang stick 86,5 cm dan Tempat pegangan dibalut sepanjang 40 cm

3. Jumlah Pemain Softball


Jumlah pemainsoftball setiap regunya ada 9 orang yang dipimpin oleh seorang kapten regu dengan susunan pemain:

  • 1 orang pitcher’s (pelempar bola)
  • 2 orang catcher’s (penangkap bola)
  • 3,4,5 base man (penjaga)
  • 6 shortstop, short fielder  (penjaga)
  • 7,8,9 left fielder, middle fielder, dan right fielder.

a. Pitcher (Pelempar Bola) 

Permainan dimulai pada saat wasit memulai pertandingan dan meneriakkan kata “Play Ball”. Setelah pemain bertahan memasuki daerah jaganya masing-masing, pertarungan antara pelempar bola di tim bertahan dan pemukul bola di tim yang mendapat giliran memukul dapat dimulai. Seorang pelempar bola berdiri di atas plate dan menghadap ke arah penangkap bola. Pelempar bola akan berusaha melempar bola sekuat tenaga ke mitt penangkap bola. Posisi bola lempar mempunyai wilayah khusus yang disebut zona strike (strike zone), di mana hasil akhir lemparan terdapat di atas home plate dan tingginya tidak lebih dari dada dan tidak kurang dari lutut pemukul bola. Jika bola dalam zona strike tidak terpukul oleh pemukul bola, maka wasit akan berteriak “strike”. Dan apabila bola keluar dari zona strike, namun pemukul bola tidak mencoba memukul bola maka wasit akan berteriak “ball”. Zona strike adalah zona di mana bola dalam wilayah pukul pemukul bola. Pada saat melempar, pelempar bola akan berusaha membuat bola strike dengan sekuat tenaga agar pemukul bola kesusahan memukul bola walaupun bola berada di zona pukulnya. Sehingga tantangan seorang pelempar bola adalah melempar dengan kecepatan tinggi dan dengan sasaran yang tepat.

b. Catcher (Penangkap Bola)

Dalam satu regu setidaknya memiliki satu orang penangkap bola. Penangkap bola dilengkapi dengan perlengkapan pengaman dan bertugas menangkap lemparan pelempar bola. Catcher menggunakan helm (topeng penangkap bola) untuk melindungi kepala dan muka, pelindung tubuh untuk melindungi daerah badan dan pelindung kaki untuk melindungi daerah lutut ke bawah. Posisi penangkap bola adalah jongkok di belakang pemukul bola. Seorang pelempar bola dan penangkap bola diharuskan memiliki komunikasi yang baik dengan isyarat-isyarat untuk bekerjasama mematikan seorang pemukul bola. Seorang penangkap bola kadang adalah pengatur strategi yang baik, karena dalam pertandingan penangkap bola dapat melihat seluruh situasi yang terjadi di depannya.

c. Fielder (Penjaga)

Selain pelempar bola dan penangkap bola , tim bertahan memiliki 7 orang penjaga (fielder) yang terbagi dalam 4 penjaga daerah dalam (infielder) dan 3 orang penjaga daerah luar (outfielder). Bagian dalam yaitu penjaga marka satu (pertama), penjaga marka dua (kedua), Penjaga antara marka dua dan tiga (shortstop), dan penjaga marka tiga (ketiga). Sedangkan penjaga luar terdapat di sebelah kiri (penjaga kiri), tengah (penjaga tengah), dan kanan (penjaga kanan). Semua penjaga (termasuk pelempar bola dan penangkap bola) berusaha mematikan 3 orang tim lawan agar mendapat giliran memukul. Karena run hanya bisa didapatkan dalam posisi menyerang.

d. Pemukul Bola 

Tiap pemukul bola mempunyai kesempatan 3 kali strike dan 4 kali ball. 3 kali strike akan membuat pemukul bola mati “Strike Out”. Dan apabila 4 kali ball maka pemukul bola diperbolehkan jalan bebas ke arah marka satu (free walk). Apabila pemukul berhasil memukul bola, pemukul bola akan berlari sekuat tenaga mencapai marka satu sebelum bola pukulannya dikembalikan atau di tangkap oleh penjaga marka satu. Jika pemukul bola berhasil sampai di marka satu sebelum penjaga marka satu menangkap bola maka pemukul bola “safe”'. Namun bila penjaga marka satu lebih cepat menangkap bola, maka pemukul bola “out”.
Terdapat berbagai macam jenis memukul. Hit, Bunt, hit and run, Steal dan lain-lain. Tergantung situasi yang terjadi saat itu. Berbagai macam jenis hit digunakan sesuai strategi yang akan ditempuh tim penyerang.

4. Wasit Permainan Softball


Dalam pertandingan softball terdapat minimal satu orang hingga tujuh orang hakim atau wasit (umpire). Terdapat satu orang plate umpire dan tiga wasit marka yang menjaga pertandingan. Selebihnya wasit memantau daerah luar. Dalam pertandingan fast pitch dihakimi oleh empat wasit (satu plate umpire, tiga wasit marka).

Istilah untuk seorang wasit adalah “blue”, disebabkan seragam mereka selalu berwarna biru. Posisi seorang wasit adalah berdiri di belakang penangkap bola dan pemukul bola . Berfungsi untuk melihat arah datangnya bola yang dilempar pelempar bola ke penangkap bola apakah itu strike atau ball. Wasit juga mengawasi jalannya permainan dengan cermat untuk menentukan peristiwa yang sebenarnya terjadi dan menjaga agar pemain mematuhi peraturan. Sebagai pemimpin pertandingan adalah Umpire plate. Karena sifatnya sebagai pemimpin pertandingan, kekuasaan umpire plate dalam sebuah pertandingan sofbol adalah mutlak, Walaupun dapat diprotes (appealed) keputusannya tidak dapat diganggu gugat apabila protes yang dilakukan pemain atau pelatih atau manager team menyangkut ajustment, tapi protes dapat dilakukan dan dapat diterima apabila protes dilaukan terhadap salah penerapan rules. Jadi ada permainan yang dapat dilanjutkan dengan protes (game under protes, selengkapnya dapat dibaca pada Rules Permainan Softball yang dikeluarkan oleh ISF). seorang wasit dapat mengeluarkan siapa saja baik pemain atau bahkan seorang pelatih keluar lapangan, jika menurut wasit mengganggu jalannya pertandingan.

5. Cara Permainan Softball

a. Peraturan permainan

Peraturan permainan softball, meliputi:
  • Jumlah pemain dalam satu regu terdiri atas 9 orang.
  • Pertandingan dipimpin oleh wasit, di setiap base ditempatkan seorang pembantu wasit (umpire) yang disebut base umpire.
  • Lamanya permainan ditentukan oleh inning, yaitu sebanyak 7 inning. Adapun yang dimaksud satu inning adalah setiap regu bermain sekali giliran memukul dan sekali giliran menjaga.

b. Permainan

  • Untuk menentukan siapa yang menjadi regu penjaga (home team/HT) dan siapa regu pemukul (visiting team/VT) harus dilakukan undian (toss) dengan uang logam.
  • Permainan dilakukan sebanyak 7 inning. Untuk pertandingan antar sekolah dapat dibatasi dengan waktu 1½ jam, tetapi dengan catatan sesudah mencapai 5 inning penuh (perjanjian setempat).
  • Apabila suatu regu tidak datang di lapangan pada waktu bertanding, regu tersebut dinyatakan kalah, dan regu yang menang dapat nilai 7- 0.
  • Nilai tidak dihitung jika terjadinya bersamaan dengan terjadinya out yang ke-3 di first base atau di katuk di tempat lain (sebelum mencapai base).

c. Pitching

  • Pitcher harus berdiri di pitcher's plate atau kedua kaki cukup menyentuh plate dengan tumit ujung kaki.
  • Pitcher harus menghadap ke batter.
  • Pitcher harus memegang bola jika akan melakukan pitching dan harus di depan badan.
  • Pada waktu melakukan pitching, pitcher hanya boleh melangkah satu langkah ke depan/ke arah batter dan gerakan harus simultan.
  • Putaran lengan hanya satu kali (ke belakang).
  • Pitcher hanya boleh menahan bola selama 30 detik.
  • Antarkotak bola dengan glove paling cepat 2 glove.
  • Pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan tersebut di atas oleh pitcher, dinyatakan ilegal pitch (tidak sah), Jika terjadi ilegal pitch, bola dinyatakan mati, pelari dari base maju satu base, pemukul (batter) memperoleh tambahan bola.

d. Batting

  • Pemukul harus berdiri di dalam batter's box, sebab jika salah satu kaki keluar dari batter's box pada waktu pemukul bola dan kena, baik fair ball maupun foul ball, maka dinyatakan mati (out).
  • Pemukul harus sesuai urutan pemukul atau harus sesuai dengan daftar pemain yang ada di panitia.
  • Apabila terjadi out ke-3 (mati ke-3) pada waktu seorang batter belum menyelesaikan gilirannya maka dia akan menjadi pemukul pertama pada inning berikutnya.

e. Strike

Strike dinyatakan kepada batter, apabila:
  • Pemukul berhasil atau tidak berhasil memukul bola dari pitcher yang masuk strike zone maupun yang tidak termasuk strike zone; apabila hal itu terjadi pada strike III dan ditangkap catcher, batter, dinyatakan out. Atau jika kurang dari 2 out, bola dilepaskan oleh catcher dan first base ada pelari, batter dinyatakan out.
  • Foul tape yang ditangkap catcher.
  • Foul ball yang terjadi sebelum pukulan ke-3 dan tidak tertangkap oleh fielder (penjaga).
  • Bola dari pitcher yang dipukul oleh batter tetapi tidak kena.

f. Sliding

Sliding, yaitu berhenti pada suatu base sambil mengerem dengan cara menjatuhkan badan ke muka atau ke belakang agar sukar di-tick.

g. Mematikan lawan (men-tick)

Pelaksanaannya:
  • Tick sebelum pelari sampai di base (bola tidak boleh dilepas oleh penjaga).
  • Jika seorang berlari menuju suatu base maka cukup membakar atau menginjak base yang akan dituju pelari.
  • Regu pemukul dinyatakan tiga kali mati, maka diadakan pertukaran posisi jaga

h. Cara mendapatkan angka

Pelaksanaannya:
  • Setiap pelari dengan pukulan yang baik dan dapat kembali melampaui home base mendapatkan nilai 1 (satu), pemain tetap ada di base (tidak keluar).
  • Bola dipukul melambung, langsung dinyatakan mati serta pelari lain harus kembali ke base yang semula ditempati agar tidak dibakar basenya, pelari yang kembali dapat di-tick.
  • Home run, terjadi apabila bola yang dipukul tidak dapat ditangkap, dengan nilai 2.

Demikian Sobat sakuilmu, peraturan softball terbaru yang bisa kita ketahui, semoga bermanfaat.

Referensi :
  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Sofbol
  2. http://mastugino.blogspot.co.id/2014/03/permainan-softball.html
  3. http://www.olahragakesehatanjasmani.com/2014/10/peraturan-permainan-softball.html
Loading...

0 komentar